Monday, September 28, 2009

Vanila latte

Angin sore menemaniku..
Dipantai ini..
Kilau mutiara ditengah lautan tampak olehku..
Dulu kala,yang ku anggap sbg kerang biasa,kini menjelma menjadi mutiara yg memancarkan keindahanya..
Meski ku tak pernah melihat dari dekat,tp aku bs merasakan rasa keindahanya..
Hingga aku tak kuasa membendung rasa ingin memilikinya..
Tapi bisakah aku menjadikan mutiara itu kian berkilau setelah ku dapatkan?..
Mampukah?..
Pantaskah?..
Aku cuma punya perahu kecil,yg hanya membuatku terhempas kembali ke tepi pantai..
Yang menyadarkanku..
Yg membuatku merenung..
AKU MEMANG TAK PANTAS..
Tak mungkin aku berharap mutiara itu dtg menghampiriku di tepi pantai..
Yang mgkn bagiku adalah mengharap seseorang ahli mutiara,yang akan mengambilnya..
Hingga mampu membuat sang mutiara kian berkilau,kian bersinar...
Semoga,kau,sang mutiara,akan diambil oleh org yg membuatmu kian berkilau dan bersinar...
Amin..

AKU SEDANG JATUH CINTA,RASANYA SAKIT,TAPI KU INGIN MERASAKAN SAKIT SELAMANYA*

(Sebuah 'puisi' yg paling tak puitis)

*lover concerto

2 comments:

Anonymous said...

puitis dul... bagus.. :)

abdul salam alfandani said...

hehehe,makasi nul...hayo puisi itu bwt sapa?